Valentina Ibe Resmi Dilantik Jadi Anggota DPR Papua Jalur Pengangkatan, Lengkapi 11 Kursi Kelompok Khusus
Foto : papuaterkini.com
Valentina Ibe Resmi Dilantik Jadi Anggota DPR Papua Jalur Pengangkatan, Lengkapi 11 Kursi Kelompok Khusus
Ariyani, SH., MH | 26 Jun, 2026 | 7X Dilihat
JAYAPURA, Papuaterkini.com – Valentina Ibe resmi diambil sumpah dan janjinya sebagai Anggota DPR Papua melalui mekanisme pengangkatan untuk sisa masa jabatan 2024–2029. Pengucapan sumpah dan janji dilakukan dalam Rapat Paripurna DPR Papua yang dipimpin Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, di Jayapura, Kamis (25/6/2026).
Dengan dilantiknya Valentina Ibe, jumlah anggota DPR Papua dari mekanisme pengangkatan yang tergabung dalam Kelompok Khusus DPR Papua kini menjadi 11 orang.
Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, menjelaskan pelantikan tersebut merupakan tindak lanjut Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 100.2.1.4-855 Tahun 2026 tentang perubahan atas Keputusan Mendagri Nomor 100.2.1.5-2819 Tahun 2025.
Sebelumnya, berdasarkan Keputusan Mendagri Nomor 100.2.1.5-2819 Tahun 2025, kursi anggota DPR Papua dari daerah pengangkatan Kabupaten Keerom ditetapkan atas nama Marinus Isagi.
Namun, Marinus Isagi tidak sempat mengikuti pengucapan sumpah dan janji anggota DPR Papua karena telah meninggal dunia pada 16 Juni 2025, sebelum pelantikan yang dijadwalkan pada akhir Desember 2025.
“Sesuai fakta bahwa Saudara Marinus Isagi telah meninggal dunia sebelum pengucapan sumpah dan janji, maka Kementerian Dalam Negeri menetapkan perubahan keputusan dengan mencantumkan Saudari Valentina Ibe sebagai anggota DPR Papua melalui mekanisme pengangkatan dari daerah pengangkatan Kabupaten Keerom,” kata Denny.
Berdasarkan keputusan tersebut, DPR Papua kemudian menggelar rapat paripurna untuk mengambil sumpah dan janji Valentina Ibe sebagai anggota DPR Papua sisa masa jabatan 2024–2029.
Sementara itu, Gubernur Papua Matius D. Fakhiri melalui Penjabat Sekretaris Daerah Papua, Christian Sohilait, menyampaikan ucapan selamat kepada Valentina Ibe atas amanah yang diterima.
Menurutnya, pengucapan sumpah dan janji anggota DPR Papua bukan sekadar seremoni, tetapi merupakan momentum penting dalam meneguhkan komitmen untuk mengabdi kepada masyarakat dan menjalankan amanat konstitusi.
“Mulai hari ini tanggung jawab besar berada di pundak Saudari Valentina Ibe. Amanah ini harus dijalankan dengan kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas sebagai jembatan antara aspirasi masyarakat adat dengan kebijakan pembangunan Pemerintah Provinsi Papua,” ujar Christian membacakan sambutan Gubernur.
Pemerintah Provinsi Papua juga berharap anggota DPR Papua yang baru segera beradaptasi dengan tugas-tugas legislatif, khususnya dalam menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan.
Gubernur menegaskan mekanisme pengangkatan anggota DPR Papua merupakan bentuk afirmasi politik yang diberikan kepada Orang Asli Papua sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Otonomi Khusus Papua.
“Mekanisme pengangkatan ini merupakan bukti bahwa Otonomi Khusus Papua memberikan ruang yang adil bagi masyarakat adat untuk berpartisipasi dalam proses politik dan pembangunan daerah,” katanya.
Ia juga mengajak seluruh unsur eksekutif, legislatif, yudikatif, tokoh adat, tokoh agama, organisasi masyarakat, pemuda, dan seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas, persatuan, dan kedamaian demi mewujudkan Papua yang cerdas, cerah, dan harmonis.
“Selamat bekerja kepada Saudari Valentina Ibe. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberikan hikmat, kekuatan, dan perlindungan dalam menjalankan tugas pengabdian bagi masyarakat, bangsa, dan Tanah Papua,” imbuhnya. (bat)





